Menurut Mbah Hadi, selama ini dirinya memberikan perhatian khusus terhadap perawatan sapi peliharaannya. Kebersihan kandang selalu dijaga, pola pemberian pakan diperhatikan, serta kondisi kesehatan ternak dipantau secara rutin.
Perawatan tersebut dilakukan agar sapi tetap sehat, tumbuh optimal, dan memiliki kualitas yang baik. Upaya sederhana itu kini berbuah hasil ketika salah satu sapi peliharaannya dipercaya menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia.
Di tengah kesederhanaan kehidupan sebagai peternak tradisional, pencapaian tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Mbah Hadi dan keluarganya.
Keberhasilan sapi asal Sragen terpilih menjadi hewan kurban presiden juga menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Hal itu dinilai menunjukkan bahwa peternakan rakyat memiliki potensi besar dan mampu menghasilkan ternak berkualitas yang memenuhi standar nasional.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
