Rektor UMY Tak Setuju Pembubaran Nobar Film "Pesta Babi": Karya Seni Jangan Dibubarkan

Trisna Purwoko
Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyampaikan pandangannya terkait polemik pembubaran nonton bareng film dokumenter Pesta Babi usai agenda Rapat Senat Terbuka Milad ke-45 UMY, Sabtu (16/5/2026).Foto:iNews/Trisna P

YOGYAKARTA, iNewsSragen.id – Polemik terkait aksi pembubaran kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang ramai diperbincangkan publik mendapat tanggapan dari pimpinan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyatakan tidak setuju terhadap tindakan pembubaran kegiatan pemutaran film tersebut.

Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri agenda Pembacaan Laporan Tahunan pada Rapat Senat Terbuka Milad ke-45 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang digelar di Ballroom Student Dormitory UMY, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Achmad Nurmandi, karya seni seharusnya mendapat ruang untuk diekspresikan selama tidak bertentangan dengan norma dan aturan yang berlaku.

"Saya tidak setuju pembubaran itu. Karena itu karya seni, kok dibubarkan. Kecuali karya tersebut melanggar nilai moral, kesopanan ataupun nilai ketimuran," ujarnya.

Achmad Nurmandi mengaku telah menonton film dokumenter tersebut. Menurut pandangannya, isi film dapat dipahami sebagai bentuk kritik sosial yang disampaikan melalui medium seni.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network