Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PG GMM, Emilia Mudiyanti, memastikan bahwa Bulog tetap berkomitmen membantu petani tebu di Kabupaten Blora.
Ia menjelaskan, rencana penyaluran tebu ke pabrik gula lain masih dalam tahap evaluasi dan pembahasan di internal manajemen Bulog.
“Komitmen Bulog tetap sama, namun prosesnya masih berjalan. Kami berharap dalam dua minggu ke depan sudah ada kejelasan,” ujar Emilia.
Menurutnya, pihak manajemen terus melakukan koordinasi agar penanganan hasil panen petani dapat segera menemukan solusi terbaik tanpa merugikan petani maupun operasional pabrik.
Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Hingga aksi selesai, tidak terjadi bentrokan maupun gangguan keamanan di lokasi.
Persoalan penyaluran hasil panen tebu ini menjadi perhatian para petani di Kabupaten Blora karena berkaitan langsung dengan pendapatan dan keberlangsungan usaha pertanian tebu di tengah musim panen.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
