Koordinator lapangan aksi, Ade Zakaria, mengatakan gerakan mahasiswa tersebut dilatarbelakangi oleh penilaian mereka terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap perlu dikaji kembali.
Menurutnya, mahasiswa menyoroti persoalan ekonomi, kondisi nilai tukar rupiah, hingga arah kebijakan nasional yang dinilai perlu mendapat perhatian.
"Mahasiswa melihat masih ada persoalan mendasar yang harus dievaluasi, terutama berkaitan dengan kebijakan ekonomi dan dampaknya terhadap masyarakat," ujar Ade dalam keterangannya.
Selain isu ekonomi, massa juga menyampaikan kritik terhadap ketergantungan Indonesia dalam dinamika geopolitik global. Mereka menilai berbagai kebijakan nasional tidak dapat dilepaskan dari kondisi hubungan internasional yang berkembang.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG dan KDMP agar berjalan sesuai tujuan serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
