YOGYAKARTA, iNewsSragen.id – Harga ayam broiler dan telur ayam ras mulai naik seiring kembali berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pascalibur sekolah. Peningkatan permintaan tersebut juga terjadi bersamaan dengan berakhirnya Bulan Suro, yang selama ini identik dengan rendahnya aktivitas hajatan dan konsumsi pangan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 14 Juli 2026, harga ayam broiler naik 4,11 persen dalam sepekan menjadi Rp21.736 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras meningkat 0,66 persen menjadi Rp22.644 per kilogram.
Kenaikan ini menjadi sinyal pemulihan setelah pada awal Juli 2026 harga ayam broiler sempat turun hingga sekitar Rp14.000 per kilogram akibat kelebihan pasokan (oversupply).
Dosen Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dinda Aslam Nurul Hida, S.P., M.Si., menilai kenaikan harga tersebut dipengaruhi meningkatnya permintaan musiman (demand shock) yang berasal dari dua faktor, yakni berakhirnya Bulan Suro dan kembali bergulirnya Program Makan Bergizi Gratis setelah masa libur sekolah.
"Ini merupakan bentuk demand shock musiman karena dua faktor, yakni berakhirnya periode Suro dan reaktivasi Program Makan Bergizi Gratis pascalibur sekolah. Fluktuasi harga yang cukup volatil ini mengindikasikan bahwa elastisitas penawaran di sektor hulu belum sepenuhnya fleksibel. Karena itu, diperlukan penguatan buffer stock agar perubahan permintaan dalam skala besar dapat diredam secara lebih bertahap," ujar Dinda, Jumat (17/7/2026).
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
