Operasional MBG Disetop Saat Libur Sekolah, Pakar Ingatkan Pentingnya Evaluasi Menyeluruh

Trisna Purwoko
Dosen Ilmu Pemerintahan UMY Muhammad Eko Atmojo memberikan tanggapan terkait penghentian sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah, Jumat (19/6/2026).Foto:Istimewa

BANTUL, iNewsSragen.idBadan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah.

Kebijakan tersebut berlaku mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026. Penghentian sementara ini dilakukan untuk melakukan penataan tata kelola operasional sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.

Kebijakan tersebut diperkirakan dapat menghemat anggaran hingga Rp3 triliun.

Menanggapi langkah tersebut, Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Muhammad Eko Atmojo, menilai penghentian sementara operasional SPPG dapat menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG.

Menurut Eko, evaluasi diperlukan untuk memperbaiki berbagai persoalan yang muncul sejak program berjalan, termasuk aspek tata kelola, pengawasan, hingga efektivitas pelaksanaan di lapangan.

“Problematika MBG sebenarnya sudah muncul sejak awal program dijalankan. Dengan adanya kebijakan ini, pemerintah memiliki kesempatan untuk melakukan koreksi dan evaluasi secara menyeluruh terhadap tata kelola MBG,” ujar Eko di UMY, Jumat (19/6/2026).

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network