Dengan pengaturan tersebut, Dishub berharap pergerakan kendaraan di persimpangan tetap aman dan mengurangi potensi benturan antararus selama masa penutupan jalur lingkar utara.
Dishub Sragen mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk memperhatikan rambu serta petunjuk pengalihan arus yang telah dipasang. Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan dan memilih jalur alternatif selama proses perbaikan Jembatan Tlobongan berlangsung.
Penutupan dijadwalkan berlangsung hingga 17 Agustus 2026, sehingga pengguna jalan diimbau mengantisipasi waktu perjalanan, khususnya pada jam-jam sibuk.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
