Keraton Surakarta Digitalisasi 210 Manuskrip Kuno, Warisan Literasi Siap Mendunia

Nanang SN
Selamatan digitalisasi manuskrip kuno Keraton Surakarta.Foto: Istimewa

SOLO,iNewsSragen.id — Sebanyak 21.000 halaman manuskrip kuno Keraton Surakarta didigitalisasi untuk menjaga warisan literasi dan memperluas akses bagi peneliti serta publik.

Digitalisasi menyasar 210 manuskrip koleksi Sasono Pustoko melalui proyek EAP 1830 yang resmi dimulai Senin (28/9/2026). Program ini ditargetkan berlangsung selama dua tahun.

Proyek tersebut digarap bersama Keraton Surakarta, Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manasa), dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Program mendapat dukungan Endangered Archives Programme dari British Library dan pendanaan Arcadia Foundation.

Pengageng Sasono Wilopo sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, GKR Wandansari atau Gusti Moeng, mengatakan digitalisasi telah dipersiapkan selama sekitar satu setengah tahun.

“Hari ini kita mengadakan selamatan untuk memulai proyek digitalisasi yang dibantu Manasa dan Perpusnas. Program ini sudah kami rancang satu setengah tahun lalu dan alhamdulillah administrasinya selesai,” ujar Gusti Moeng.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network