SPIL juga membuka ruang bagi kader lama PBB yang ingin kembali memperkuat kapasitas dan keterlibatan dalam perjuangan partai. Pengalaman kader lama diharapkan menjadi bagian dari proses kaderisasi generasi berikutnya.
Kegiatan perdana ini gratis dan peserta akan mendapatkan sertifikat. PBB juga menyiapkan gelombang berikutnya agar SPIL dapat menjangkau lebih banyak kader dan pengurus di berbagai wilayah.
Awod menegaskan kaderisasi merupakan investasi politik jangka panjang. Menurutnya, PBB tidak boleh hanya mempersiapkan kader ketika momentum pemilu tiba, tetapi harus membangun kapasitas kader jauh sebelumnya.
“Mereka harus memiliki ilmu, memahami ideologi dan asas partai, menguasai sejarah perjuangan, serta siap bekerja di tengah masyarakat. Inilah investasi politik yang sesungguhnya,” pungkasnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
