Masjid Tombo Ati Panen Apresiasi, Wayang Kulit Bimo Suci Jadi Media Dakwah Maulid Nabi

Nanang SN
Pagelaran wayang kulit di Masjid Tombo Ati Solo Baru dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.Foto: iNews/ Nanang SN

Mewakili Gubernur, Pradana Agung Nugroho menilai wayang kulit memiliki posisi strategis sebagai media penyampaian nilai keagamaan sekaligus pelestarian kearifan lokal.

"Melalui pendekatan budaya yang kreatif dan relevan, kita dapat memperkenalkan nilai-nilai keagamaan sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya Nusantara kepada generasi penerus," ujarnya.

Pradana menjelaskan lakon Bimo Suci mengandung pesan tentang pencarian jati diri, kebenaran sejati, kepatuhan seorang murid kepada guru, hingga penyerahan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat Maulid Nabi, terutama ajakan untuk menyucikan hati dan memperbaiki akhlak.

Apresiasi serupa disampaikan Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo. Menurutnya, dakwah dapat dikemas melalui pendekatan budaya agar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

"Dakwah tidak dilakukan dengan metode yang monoton, melainkan disesuaikan dengan adat dan kebiasaan masyarakat. Wayang adalah tontonan sekaligus tuntunan," kata Sapto.

Dia berharap keberadaan Masjid Tombo Ati di kawasan Solo Baru tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga ikut menjaga ketenteraman serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat sekitar.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network