SRAGEN, iNewsSragen.id – Sebuah rumah warga di Dukuh Sambirembe RT 06/18, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, terbakar pada Selasa (22/9/2026) sore.
Kebakaran tersebut menyebabkan bangunan rumah berukuran sekitar 9 x 12 meter mengalami kerusakan berat. Sejumlah barang di dalam rumah juga dilaporkan hangus terbakar, termasuk uang tunai sekitar Rp50 juta dan sertifikat tanah.
Kabid Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
“Informasinya kebakaran rumah hunian. Diduga sumber api dari korsleting listrik,” kata Tommy melalui keterangan tertulis yang diterima Selasa malam.
Menurut Tommy, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.07 WIB. Petugas Damkar Pos Gemolong kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 16.17 WIB.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Sunarti, listrik di rumah tiba-tiba padam. Saat diperiksa, perangkat MCB diketahui dalam posisi turun.
Sunarti kemudian menaikkan kembali MCB tersebut. Namun, sesaat setelah dinaikkan, muncul percikan api dari terminal sambungan kabel yang berada di bagian atas dan menempel pada tiang.
“Sunarti kemudian menaikkan kembali MCB tersebut. Namun, sesaat setelah dinaikkan, muncul percikan api dari terminal sambungan kabel yang berada di atas dan menempel pada tiang,” jelas Tommy.
Melihat api semakin membesar, Sunarti keluar dari rumah dan meminta pertolongan warga. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual sebelum menghubungi petugas Damkar Sragen.
“Api kemudian semakin membesar sehingga warga menghubungi Damkar,” ujarnya.
Petugas Damkar melakukan proses pemadaman selama sekitar satu jam. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada pukul 17.17 WIB dengan menggunakan sekitar 11 ribu liter air.
Tommy mengatakan kebakaran mengakibatkan kerusakan berat pada bangunan rumah. Selain bangunan, sejumlah barang milik penghuni juga turut terbakar.
“Kerugian masih belum bisa ditaksir,” katanya.
Berdasarkan pendataan sementara, sekitar Rp50 juta uang tunai yang disimpan di dalam rumah dilaporkan ikut terbakar. Selain itu, dua unit sepeda gunung, barang elektronik, perabot rumah tangga, serta sertifikat tanah juga dilaporkan hangus.
Kebakaran tersebut juga menyebabkan dua penghuni terdampak. Kholik Maulana (16), anak pemilik rumah, mengalami luka bakar ringan pada bagian lengan kiri.
Sementara Wida Setyaningsih (21) dilaporkan mengalami syok hingga pingsan setelah melihat rumahnya terbakar.
“Ada empat penghuni yang terdampak, penghuni atas nama Kholik Maulana mengalami luka bakar ringan di bagian lengan tangan kiri,” ujar Tommy.
Petugas kemudian memastikan api telah padam dan melakukan penanganan di lokasi. Penyebab kebakaran masih disebut sebagai dugaan berdasarkan informasi awal yang disampaikan Damkar Sragen.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
