Tembakau dan Harapan Baru di Musim Kemarau bagi Petani Wonogiri

SM Said
Budidaya tembakau menjadi peluang petani Wonogiri saat kemarau. Pendampingan dan pola tanam bergantian membantu meningkatkan produktivitas serta ekonomi keluarga. Foto ist

WONOGIRI, iNewsSragen.id - Musim kemarau kerap menjadi tantangan bagi petani di Wonogiri karena keterbatasan air membuat sebagian lahan pertanian tidak bisa dimanfaatkan secara optimal. Namun, kondisi tersebut justru menjadi peluang bagi sejumlah petani untuk mengembangkan budidaya tembakau.

Salah satunya Katino (46), petani asal Eromoko, Wonogiri. Sebelum menekuni pertanian, Katino bekerja sebagai sopir truk. Ketertarikannya menjadi petani tembakau bermula ketika melihat seorang petani berusia sekitar 70 tahun menjual hasil panen di sebuah gudang.

Pemandangan tersebut membuat Katino melihat adanya peluang ekonomi dari sektor pertanian. Ia kemudian memutuskan serius menekuni budidaya tembakau sejak 2019.

Awalnya, Katino belajar dari petani lain. Ia kemudian memperoleh pendampingan melalui kemitraan dengan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui salah satu perusahaan pemasoknya.

Pendampingan tersebut membuat Katino memahami berbagai tahapan budidaya, mulai dari pembibitan hingga penanganan tanaman menjelang panen.

Editor : Suriya Mohamad Said

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network