Bantu Warga Kurang Mampu, Pemprov Jateng Tebar 350 Paket Sembako di Mondokan Sragen

Joko Piroso
Perwakilan Pemprov Jawa Tengah bersama BUMD menyerahkan bantuan 350 paket sembako kepada warga Desa Jambangan, Kecamatan Mondokan, Sragen. Foto: iNews/ Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id –Pemprov Jateng bersama sejumlah BUMD menyalurkan 350 paket sembako, terdiri atas 100 paket gratis dan 250 paket murah, untuk warga Desa Jambangan, Sragen. Bantuan tersebut terdiri atas 100 paket gratis dan 250 paket murah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program desa dampingan yang diamanahkan Gubernur Jawa Tengah kepada Biro BUMD Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah. Desa Jambangan dipilih karena masih terdapat masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan.

Perwakilan Setda Provinsi Jawa Tengah, Ari Adi Wibowo, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap desa yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

"Alhamdulillah pagi hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami di Biro BUMD Setda Provinsi Jawa Tengah, dapat amanah dari Pak Gubernur untuk mendampingi desa dampingan di mana desa tersebut masih membutuhkan bantuan, karena di situ banyak masyarakatnya yang masih kurang mampu," ujar Ari.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Jateng menggandeng PT BPR BKK Jateng, PT BPR BKK Karangmalang, dan PT SPHC. Paket sembako murah senilai Rp150.000 dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp50.000.

Sementara itu, paket sembako gratis diprioritaskan bagi warga yang masuk kelompok desil 1 dan 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Penentuan penerima dilakukan berdasarkan kondisi warga yang diketahui pemerintah desa.

Ari menjelaskan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng mendapatkan penugasan mendampingi satu desa yang membutuhkan. Penetapan desa dampingan dilakukan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat dan penanggulangan kemiskinan (Kesra Taskin).

"Untuk yang gratis, jelas masyarakat dari desil 1 dan 2, itu dari pemilihan kepala desa. Karena yang tahu persis jelas kepala desa, mana masyarakatnya yang kurang mampu," katanya.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network