Sementara itu Pj. Kepala Desa Ngringo, Apri Linawati, turut hadir di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa. Dia mengatakan pemerintah desa bersama Pemkab Karanganyar terus mengikuti perkembangan proses pencarian hingga identifikasi korban.
“Kami dari Pemkab Karanganyar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Aldo. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Lina, sapaan karibnya di rumah duka, Rabu(23/9/2026
Aldo merupakan satu dari empat jenazah yang ditemukan tim penyelam di dalam bangkai KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Minggu (20/9/2026). Sebelum mendapat kepastian, keluarga sempat mencocokkan sejumlah barang yang ditemukan bersama salah satu jenazah.
Di antaranya jam tangan dan pakaian yang dikenakan korban. Barang-barang tersebut dikenali keluarga sebagai milik Aldo. Keluarga kemudian mendapat konfirmasi dari RS Bhayangkara bahwa jenazah tersebut telah teridentifikasi sebagai Aldo.
Aldo berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin bersama dua sahabatnya yang juga warga Ngringo lainnya, yakni Ahda Dhiyaurohman, 19, dan Jevon Joechelin Jotham, 19.
Ketiganya hendak mencari pekerjaan di perkebunan kelapa sawit. Ketiganya merupakan sahabat sejak kecil dan tinggal berdekatan di wilayah Ngringo. Mereka berangkat menggunakan KM Virgo Transport 8 pada Jumat (11/9/2026).
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
