KARANGANYAR, iNewsSragen.id – Isak tangis keluarga pecah saat peti jenazah Aldo (19), korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, tiba di rumah duka di Karanganyar.
Aldo merupakan anak pertama dari 4 bersaudara. Aldo berencana akan bekerja di kebun kelapa sawit yang berada di Kalimantan.
Jenazah Aldo diterbangkan dari Banjarmasin menuju Semarang pada Rabu pagi. Dari Semarang, jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Ngringo.
Keluarga dan kerabat yang sejak pagi menunggu langsung menyambut kedatangan jenazah. Suasana haru langsung menyelimuti rumah duka ketika ambulans berhenti dan peti jenazah Aldo diturunkan.
Tangisan pecah. Sejumlah anggota keluarga tampak tak kuasa menahan kesedihan setelah berhari-hari menunggu kepastian mengenai keberadaan Aldo.
Nur Handayani ibunda Aldo sempat bercerita sebelum kedatangan jenazah di rumah duka. Ia bercerita sosok Aldo yang menjadi tulang punggung keluarga bercita-cita ingin membeli rumah serta pergi umroh bersama keluarga.
"Doakan aku ( Aldo) sukses ya mah, mau beli rumah Aku dan mau umroh" terang nur ibunda Aldo saat bercerita kepada awak media.
Nur juga bercerita tentang sosok Aldo yang sayang kepada orang tua serta keluar.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
