Dion menjelaskan, penataan ke depan tidak hanya berfokus pada pengecatan. Rencana pembenahan juga mencakup pemasangan lampu hias dan penataan trotoar di bagian depan kantor.
Terkait pilihan warna kuning yang cukup dominan, ia mengatakan pihak kecamatan tetap akan memadukannya dengan warna lain agar tampilan bangunan terlihat serasi.
“Warna merah tetap ada, trotoar depan juga sudah dikonsep biru-putih. Warna hijau atau warna lainnya nanti tetap kita padukan. Yang penting tampilannya rapi, bersih, dan nyaman,” ujarnya.
Anggaran Pengecatan Gesi Sekitar Rp20 Juta
Dion menyebut anggaran pembenahan gedung dan pagar Kantor Kecamatan Gesi berada di kisaran Rp20 juta. Dana tersebut, menurut dia, bersumber dari anggaran perubahan dan dilengkapi penyesuaian secara swadaya.
Ia mengatakan, pembenahan fasilitas kantor ditujukan untuk menciptakan lingkungan pelayanan publik yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.
“Prinsipnya agar masyarakat yang datang atau beraktivitas di sekitar kantor merasa aman, nyaman, dan enak dipandang,” tuturnya.
Selain Gesi, Dion menyebut sejumlah kecamatan lain, seperti Tanon, Kedawung, Plupuh, Ngrampal, dan Sumberlawang, juga telah melakukan pengecatan serupa.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
