SRAGEN, iNewsSragen.id – Kontingen Kabupaten Sragen meraih 36 medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah, terdiri atas 10 emas, lima perak, dan 21 perunggu. Hasil tersebut mengangkat posisi Sragen dari peringkat ke-27 menjadi ke-25, menurut data KONI Sragen.
Ketua KONI Sragen, Sutrisna, menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan cabang olahraga yang telah berjuang dalam ajang tersebut. Sebanyak 130 atlet dari 26 cabang olahraga diberangkatkan untuk mewakili Sragen.
“Dari hasil tersebut, tentunya kita sudah memperbaiki peringkat dan perolehan medali. Sebelumnya kita berada di peringkat ke-27 dengan enam medali emas, kini kita naik ke peringkat ke-25 dengan perolehan 10 medali emas,” kata Sutrisna, Senin (2/11/2026).
Menurut Sutrisna, medali emas Sragen antara lain disumbangkan cabang olahraga menembak, angkat berat, tarung derajat, taekwondo, binaraga, dan motocross. Ia menyebut peningkatan hasil ini didukung evaluasi terhadap mental bertanding, peningkatan jam terbang melalui sparring, serta pembinaan jangka panjang.
KONI Sragen juga menyoroti keberlanjutan pembinaan melalui program Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) dan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM).
Selain pembinaan, perhatian diberikan pada apresiasi bagi atlet peraih medali. Sutrisna mengatakan bonus atlet telah dianggarkan pada 2027. KONI bersama pimpinan kontingen telah melaporkan hal tersebut kepada Bupati Sragen dan mengupayakan agar pencairan dapat dilakukan pada awal tahun.
“Pencairannya itu di anggaran 2027, cuma di awal sudah kami laporkan ke Pak Bupati. Paling awal mungkin Januari ketika ketok palu anggaran, bisa dicairkan lebih awal,” ujarnya.
Besaran bonus yang disebutkan dalam keterangan KONI yakni Rp35 juta untuk medali emas, Rp25 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu. Dengan raihan medali kali ini, total anggaran apresiasi diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Namun, waktu pencairan masih bergantung pada proses anggaran.
KONI Sragen berharap capaian Porprov menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
