Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Muhammad Naryoko: Pendidik, Politikus, dan Komitmennya untuk Jawa Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Pangeran Diponegoro Marah ketika Hukum Eropa Diterapkan di Jawa hingga Berujung Perang

Rabu, 02 November 2022 | 21:53 WIB
  • author Joko Piroso
Pangeran Diponegoro Marah ketika Hukum Eropa Diterapkan di Jawa hingga Berujung Perang
Lukisan Pangeran Diponegoro (Foto: Istimewa)

Pangeran Diponegoro saat hadapi Belanda Aneksasi kawasan di daerah - daerah inti (negaragung) dan mancanagara timur.

Daerah yang paling penting di sini adalah Kedu. Kedu merupakan terkenal sebagai wilayah yang makmur di Jawa, karena terkenal sebagai gudang beras.

Selain tentunya pembagian wilayah Keraton Yogyakarta, dengan pendirian Pakualaman.

Hal ini membuat daerah - daerah kekuasaan keraton yang cukup jauh seperti terbengkalai secara ekonomi dan maupun administratif pemerintahan.

Ketidakpuasan penduduk Jipang terlihat, sehingga pada akhirnya memberikan dukungan untuk pemberontakan saudara ipar Pangeran Diponegoro, Raden Tumenggung Aria Sosrodilogo, pada ketiga Perang Jawa 1827 - 1828.

Pemerintah Inggris yang hanya mau mempertahankan pejabat - pejabat dari tingkat subdistrik yakni demang, camat, mantri desa ke bawah.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut