Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Hari Tak Terlihat, Pria 57 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Nguter
Advertisement . Scroll to see content

Upacara Bendera, Puluhan Pelajar SMP di Lereng Gunung Merapi Kesurupan Massal

Senin, 16 Januari 2023 | 20:51 WIB
  • author Joko Piroso
Upacara Bendera, Puluhan Pelajar SMP di Lereng Gunung Merapi Kesurupan Massal
Puluhan siswa SMP di Sleman, lereng Gunung Merapi mengalami kesurupan massal saat upacara bendera. Foto/Ilustrasi/Dok.Okezone

SLEMAN, iNewsSragen.id -  Heboh, Kabar puluhan pelajar SMP yang mengalami kesurupan massal di Kabupaten Sleman, Yogjakarta menyebar luas di media sosial twitter.

Admin akun @merapi_uncover mengabarkan adanya puluhan pelajar mengalami kesurupan massal di sekolah. Kesurupan massal tersebut membuat aktivitas pembelajaran di sekolah menjadi terganggu.

Sehingga pihak sekolah terpaksa harus memulangkan lebih awal siswanya.

"Hari Senin 16 Januari 2023 terjadi kesurupan massal di Salah satu SMP Negeri di lereng selatan Merapi.

Akibat kejadian tersebut banyak siswa dipulangkan lebih awal," tulisnya.

Armada TIM SAR juga di kerahkan untuk evakuasi siswa yang kesurupan ke rumah masing masing," tulis @merapi_uncover Senin siang.

FYI: Beberapa waktu yang lalu kejadian tersebut juga pernah terjadi dan sempat menjadi perhatian publik.

Semoga lekas bisa teratasi sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar, imbuh akun tersebut.

Setelah ditelusuri, siswa yang kesurupan massal tersebut berasal dari SMP N 1 Cangkringan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP N 1 Cangkringan, Destu Firmansyah.

"Iya benar, Sekarang sudah terkondisi," ungkapnya lewat pesan singkat.

Untuk menjaga psikologis para siswa maka pihaknya kemudian memutuskan untuk memulangkan seluruh siswanya.

Keputusan ini diambil juga karena jam belajar mengajar pada Senin ini hanya berlangsung singkat.

"Kebetulan jam kegiatan belajar mengajar pada Senin hanya berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

Tapi saya belum bisa memberi info banyak," kata Destu.

Kapolsek Cangkringan, AKP Cerryn Nova mengatakan, kesurupan massal itu telah berhasil ditangani.

Pihak sekolah telah mendatangkan ulama, Kepolisian, komunitas seni, dan relawan di wilayah Kapanewon Cangkringan.

"Pagi tadi kami ditelepon oleh kepala sekolah. Mereka meminta bantuan kepada anggota kepolisian setempat," kata dia.

Saat itu pihak sekolah mengabarkan jika tiba-tiba sejumlah siswa di sekolah mereka merasa lemas, pusing dan beberapa di antaranya menangis.

Peristiwa tersebut terjadi ketika tengah berlangsung upacara bendera. "Sekarang sudah sehat dan dipulangkan," terangnya lewat sambungan telepon.

 


 

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut