Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkab Sukoharjo Salurkan Bantuan Cadangan Pangan untuk 179 Balita Underweight di Gatak
Advertisement . Scroll to see content

KPAI Datangi SMPPT Azzayadiy di Sukoharjo, Kawal Kasus Meninggalnya Santri

Sabtu, 21 September 2024 | 20:20 WIB
  • author Nanang SN
KPAI Datangi SMPPT Azzayadiy di Sukoharjo, Kawal Kasus Meninggalnya Santri
SMPPT Azzayadiy, Grogol, Sukoharjo.Foto:iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id - Kasus meninggalnya AKPW (13), santri putra SMP Pesantren Tahfidz Azzayadiy Grogol Sukoharjo yang diduga dianiaya oleh kakak kelasnya insisial MG (15) pada, Senin (16/9/2024) lalu, mendapat perhatian serius dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan aturan terkait penanganan anak berhadapan hukum dan mendapatkan informasi kronologi kejadian lebih detail, KPAI turun ke Sukoharjo menemui pengurus pesantren, Sabtu (21/9/2024).

Komisioner KPAI, Dyah Puspitarini yang hadir di SMP Pesantren Tahfidz Azzayadiy menyampaikan, dalam kasus ini pihaknya ingin memastikan bahwa hak-hak anak yang terlibat dalam penganiayaan, baik korban maupun pelaku, akan terpenuhi.

Ia menjelaskan, KPAI fokus kepada apa yang akan dilakukan oleh pondok pesantren terkait upaya pencegahan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.

"Yang pasti saat ini kami pastikan, ada anak saksi, anak pelaku dan anak korban. Haknya kan tetap harus mendapat kejelasan kepastian anak ini meninggal karena apa," kata Dyah.

Selain itu, ia mengatakan bahwa KPAI juga fokus mengawal proses hukum kepada pelaku dengan tuntutan Pasal 76 c junto 80, serta memastikan berjalannya sistem peradilan pidana anak.

"Ya memang kalau untuk anak tuntutannya seperti itu, dan kedua, sistem peradilan pidana anak karena memang anak berkonflik dengan hukum," ujarnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut