Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Joging di Tepi Irigasi, Pemuda 20 Tahun di Grobogan Ditemukan Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Pra Peradilan Dugaan Kriminalisasi Guru di Grobogan, Kuasa Hukum Ungkap Kejanggalan

Minggu, 22 Desember 2024 | 00:23 WIB
  • author Nanang SN
Pra Peradilan Dugaan Kriminalisasi Guru di Grobogan, Kuasa Hukum Ungkap Kejanggalan
BRM Kusumo Putro bersama tim hukum pembela seorang guru di Grobogan inisial R yang dituduh mencabuli seorang siswi SD.Foto:iNews/ Istimewa

Dijelaskan, R ditahan polisi sejak Kamis (10/10/2024) lalu. Sebelumnya ia diperiksa oleh polisi dari Polsek Gabus, Polres Grobogan pada, Rabu (9/12/2024) atas laporan orang tua anak yang disebutkan merupakan korban pencabulan R.

"Klien kami sudah ditahan sejak tanggal 10 Oktober lalu. Sementara menurut dari Polres atau Polsek ditahan sejak 12, Oktober. Ini kan juga janggal" ujarnya.

Selain itu, diungkapkan Kusumo adanya perbedaan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap R tertanggal 14 Oktober, namun penyidik kembali memberikan SPDP kepada para saksi tertanggal 12 Oktober.

"Dari bukti-bukti itu, yaitu proses penangkapan, penahanan, sampai penetapan sebagai tersangka banyak terjadi kejanggalan. Penetapan tersangka diduga juga tanpa dilakukan gelar terlebih dulu," ujarnya.

Mengingat ancaman hukuman dalam perkara ini maksimal 15 tahun penjara, Kusumo pun berharap kepada hakim mempertimbangkan bukti-bukti yang telah dilampirkan sebagai landasan untuk mengambil keputusan agar R mendapat keadilan.

"Dari hasil investigasi yang kami lakukan, kami sangat yakin bahwa pak R ini sebenarnya justru merupakan korban. Ia diduga menjadi korban dari ketidakprofesionalnya penanganan perkara oleh aparat penegak hukum, khususnya sistem peradilan terhadap kasus anak yang dituntut harus cepat," tandasnya

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut