815 Relawan Tanggap Bencana Sukoharjo Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

SUKOHARJO,iNewsSragen.id - Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 815 relawan penanggulangan bencana.
"Mereka mendapatkan program perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) oleh BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Teguh Wiyono, Senin (24/2/2025).
Menurutnya, perlindungan tersebut sangat diperlukan mengingat peran relawan sangat rentan terhadap risiko pekerjaan, dimana setiap saat bertaruh dengan keselamatannya untuk menyelamatkan banyak orang.
"BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi semua masyarakat dan pekerja dengan harapan setelah terdaftar menjadi peserta mereka bisa merasa lebih aman dan nyaman dalam bekerja," ujar Teguh.
Teguh juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Sukoharjo yang memberi jaminan perlindungan bagi relawan tanggap bencana dengan program BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam hal ini, para pemberi kerja juga harus menyadari, berdasarkan regulasi jika pekerjanya terdaftar BPJS Ketenagakerjaan dan mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia maka pemberi kerja wajib memberikan pengobatan dan santunan minimal sesuai dengan ketentuan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan.
"Maka pemberi kerja sudah selayaknya segera pastikan pekerjanya sudah terdaftar, karena kondisi keuangan perusahaan akan terganggu menanggung semua beban apabila terjadi kecelakaan kerja atau kematian," imbuh Teguh.
Editor : Joko Piroso