Aroma Limbah Blothong PG Mojo Dikeluhkan Warga Sragen, Aktivitas Ibadah dan Pedagang Terganggu
Menurut Lutfi, pihak pengurus masjid bersama sejumlah pihak terkait kini berupaya melakukan komunikasi dengan manajemen pabrik agar permasalahan tersebut dapat segera ditangani. Hal tersebut dinilai penting agar tidak mengganggu kenyamanan jamaah maupun aktivitas masyarakat di sekitar pusat kota.
Menanggapi keluhan warga, pihak manajemen Pabrik Gula Mojo melalui bagian keuangan, Samuel Mahendra, memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut. Ia menyampaikan bahwa bau yang muncul diduga berasal dari timbunan blothong yang merupakan sisa hasil produksi musim giling sebelumnya.
“Tumpukan blothong tersebut memang masih berada di area pabrik sejak musim giling tahun lalu. Karena intensitas hujan cukup tinggi, proses pengelolaan limbah menjadi terhambat sehingga menimbulkan aroma saat terkena air,” jelasnya.
Samuel menambahkan, pihak manajemen saat ini tengah melakukan langkah penanganan dengan mempercepat proses relokasi limbah ke area belakang pabrik. Proses tersebut dilakukan bersama mitra dari Paguyuban Masyarakat Mojo Bersatu.
Sebagian material limbah juga mulai dipindahkan untuk selanjutnya diolah kembali. Menurutnya, blothong sebenarnya memiliki manfaat sebagai bahan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan oleh petani.
Editor : Joko Piroso