get app
inews
Aa Text
Read Next : Waduh! 9,9 Juta Gen Z bakal Nganggur Tahun Depan, Ini Alasannya

Tenda Penyambutan Mudik Gratis di Sragen Roboh Diterjang Angin Kencang

Selasa, 17 Maret 2026 | 21:12 WIB
header img
Tenda penyambutan pemudik di halaman Kantor Pemda Sragen roboh akibat hujan deras disertai angin kencang, Selasa (17/3/2026).Foto: Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id – Kerinduan ratusan perantau asal Kabupaten Sragen untuk kembali ke kampung halaman akhirnya terbayar. Sebanyak 600 pemudik peserta program mudik gratis Pemerintah Kabupaten Sragen tiba dengan selamat, Selasa (17/3/2026) malam, meski sempat diwarnai kendala cuaca di lokasi penyambutan.

Rombongan pemudik yang diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, sejak pukul 09.00 WIB tersebut tiba di Sragen sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan 12 armada bus.

Setibanya di tujuan, suasana haru dan bahagia terlihat dari para pemudik yang akhirnya dapat kembali menginjakkan kaki di kampung halaman setelah menempuh perjalanan panjang dari ibu kota.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sragen, R. Suparwoto, menyampaikan bahwa perjalanan mudik gratis tahun ini berjalan relatif lancar meskipun volume kendaraan di jalan tol mulai meningkat.

“Alhamdulillah perjalanan cukup lancar. Rombongan berangkat pagi dan tiba di Sragen pada malam hari. Jadwal ini kami atur sebelum pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way,” ujarnya.

Namun demikian, proses penyambutan sempat mengalami kendala akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan pusat pemerintahan Sragen. Awalnya, penyambutan direncanakan berlangsung di halaman Kantor Pemda Terpadu dengan berbagai fasilitas yang telah disiapkan, seperti tenda, kursi, dan perangkat pendukung lainnya.

Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan sejumlah tenda penyambutan roboh. Beruntung, panitia segera melakukan koordinasi cepat dengan mengalihkan lokasi penyambutan ke Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS).

“Akibat angin kencang, tenda di halaman Pemda roboh. Namun dalam waktu singkat, sekitar satu setengah jam sebelum rombongan tiba, lokasi langsung kami pindahkan ke Gedung SMS agar lebih aman dan nyaman,” jelas Suparwoto.

Ia menambahkan, penjadwalan mudik gratis tahun ini memang disesuaikan dengan rencana pemberlakuan sistem one way di jalur tol. Rekayasa lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 21 Maret dari arah Jakarta menuju Semarang.

Menurutnya, ketepatan waktu menjadi faktor penting agar armada bus yang digunakan, sebagian besar berasal dari Jawa Tengah, dapat melakukan penjemputan ke Jakarta dan kembali ke daerah tanpa kendala.

Program mudik gratis Kabupaten Sragen merupakan bagian dari program serentak tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan total sekitar 350 armada bus. Khusus untuk Kabupaten Sragen, sebanyak 12 bus disiapkan untuk mengangkut warga perantauan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Program ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat selama momentum mudik Lebaran 2026.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut