get app
inews
Aa Text
Read Next : Pesta Miras Berujung Maut di Bantul, Polisi Tangkap 3 Tersangka Pengeroyokan

Pembunuhan Wanita di Sragen Terbongkar, Pelaku Ternyata Rekan Dekat Korban

Kamis, 02 April 2026 | 19:44 WIB
header img
Kapolres Sragen menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan wanita di Mapolres Sragen, Kamis (2/4/2026).Foto:iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan muda yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dukuh Bulakrejo, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Kota, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kejadian dilaporkan. Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengungkapkan, pelaku berinisial S alias Bebek (35), warga Karanganom, Kecamatan Sukodono, Sragen.

“Pelaku berhasil ditangkap dalam waktu 18 jam. Laporan masuk pada Selasa (31/3/2026) pukul 20.00 WIB dan pelaku diamankan pada Rabu (1/4/2026) pukul 14.00 WIB,” ujar Dewiana saat konferensi pers di Mapolres Sragen, Kamis (2/4/2026).

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir alat mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester itu ditangkap di wilayah Sukodono tanpa perlawanan. Saat ini, pelaku telah ditahan di Rumah Tahanan Polres Sragen untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tiga lokasi berbeda, yakni di area persawahan Bulakrejo Desa Tangkil, kamar indekos pelaku di Kelurahan Nglorog, serta area persawahan di Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang.

Barang bukti yang diamankan di antaranya sepeda motor Honda Vario warna putih berpelat nomor K 6906 GJ milik korban, serta sepeda gunung milik warga yang sempat digunakan pelaku. Selain itu, terdapat sekitar 20 barang bukti lain berupa pakaian dan barang bekas pakai yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Dari hasil penyidikan, diketahui pelaku dan korban memiliki hubungan pribadi selama kurang lebih tiga tahun setelah berkenalan melalui media sosial. Pelaku diketahui telah berkeluarga, sementara korban berstatus janda.

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi, termasuk saksi yang pertama kali menemukan korban di lokasi kejadian.

Pengungkapan perkara ini juga melibatkan metode scientific crime investigation (SCI). Penyidik bekerja sama dengan tim dokter forensik dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan serta Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab kematian korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku diduga melakukan kekerasan menggunakan tangan kosong dengan cara mencekik leher korban dari belakang hingga korban meninggal dunia akibat gangguan pernapasan.

“Pelaku merupakan pelaku tunggal. Tidak ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa ini,” tegas Kapolres.

Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut