get app
inews
Aa Text
Read Next : Duka Mendalam di Pemalang, Lima Pemudik Satu Keluarga Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo–KRL Dimakamkan di Ngawi, Sempat Terjepit 10 Jam

Kamis, 30 April 2026 | 09:39 WIB
header img
Jenazah Mia Citra Rumaisya (25), korban meninggal dunia kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, dimakamkan di Desa Tambakboyo, Mantingan, Ngawi, Rabu (30/4/2026) malam.Foto:iNews/Asfi M

NGAWI, iNewsSragen.id — Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo dan KRL Commuter Line di wilayah Bekasi. Salah satu korban meninggal dunia, Mia Citra Rumaisya (25), dimakamkan di kampung halaman orang tuanya di Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (30/4/2026) malam.

Jenazah korban tiba di rumah duka dengan menggunakan ambulans dari RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi dan langsung disambut keluarga serta warga setempat. Prosesi pemakaman dilaksanakan secara khidmat di tempat pemakaman umum desa setempat pada Kamis dini hari.

Mia Citra diketahui merupakan warga Tambun, Bekasi, sekaligus anak kedua dari pasangan Muhammad Hamid dan Harmimah Wati. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Kerabat korban, Burhanudin, menyampaikan bahwa sebelum meninggal dunia, korban sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama satu hari akibat luka berat yang diderita.

“Korban mengalami patah tulang pada bagian kaki dan sempat dirawat secara intensif sebelum akhirnya meninggal dunia,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami luka serius setelah terjebak di dalam gerbong kereta selama kurang lebih 10 jam pascakecelakaan yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam. Korban baru berhasil dievakuasi pada Selasa pagi setelah proses penyelamatan oleh tim gabungan.

Saat kejadian, Mia Citra tengah dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya. Posisi korban yang terjepit di dalam rangkaian kereta membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, kondisi korban tidak dapat tertolong akibat luka yang cukup parah.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut