get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Kayu Tabrak Tronton Parkir di Ngawi, Kenek Tewas

Ratusan Siswa SD dan SMP di Ngawi Putus Sekolah, Disdik Aktifkan Guru BK

Senin, 11 Mei 2026 | 17:39 WIB
header img
Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi.Foto:Istimewa

Menurut Zainal, hasil investigasi yang dilakukan pihak sekolah menunjukkan faktor penyebab anak putus sekolah cukup beragam. Untuk jenjang SD, persoalan utama lebih banyak dipengaruhi kondisi lingkungan keluarga.

Sedangkan di tingkat SMP, faktor lingkungan sosial dan pergaulan remaja menjadi penyebab dominan selain faktor keluarga.

“Untuk siswa SD rata-rata dipengaruhi faktor keluarga. Sedangkan siswa SMP ditambah pengaruh lingkungan sosial dan pergaulan,” jelasnya.

Ia juga menyebut sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi menjadi daerah dengan angka putus sekolah tertinggi, khususnya di tingkat SD. Tiga kecamatan yang paling banyak ditemukan kasus yakni Kecamatan Pitu, Widodaren, dan Geneng.

Meski persentasenya dinilai masih relatif kecil dibanding jumlah keseluruhan siswa, Disdik Ngawi menilai angka tersebut tetap memprihatinkan dan harus menjadi bahan evaluasi bersama.

Selain mengaktifkan guru BK, Dinas Pendidikan juga berencana menggandeng pemerintah desa untuk melakukan pendekatan langsung kepada keluarga siswa yang berpotensi putus sekolah.

“Sebagian besar kasus memang berada di wilayah pedesaan. Karena itu nanti kami bersama pemerintah desa akan mendatangi keluarga siswa untuk mencari solusi terbaik,” katanya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut