Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Ambruk Saat Pelajaran, 7 Siswa dan Guru Dilarikan ke Rumah Sakit
Camat Sambungmacan, Edi Purwanto, membenarkan adanya peristiwa ambruknya atap ruang kelas tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.
“Diduga atap roboh karena kondisi kayu penyangga sudah lapuk dimakan usia,” kata Edi.
Ia menjelaskan seluruh korban berhasil dievakuasi menggunakan ambulans milik Puskesmas Sambungmacan bersama relawan Muhammadiyah dan Lazismu.
“Tadi langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan. Yang utama anak-anak dan guru diamankan lebih dulu,” ujarnya.
Pasca kejadian, area ruang kelas yang ambruk langsung dikosongkan dan dipasangi garis pengaman untuk menghindari risiko bangunan susulan roboh.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian aparat kepolisian dan pemerintah setempat. Polisi bersama pihak terkait melakukan pemeriksaan kondisi bangunan sekolah untuk memastikan penyebab pasti ambruknya atap.
Dugaan sementara mengarah pada kondisi konstruksi bangunan yang sudah tua dan minim perawatan, khususnya pada bagian rangka kayu penyangga atap yang terlihat rapuh dan lapuk.
Saat ini proses belajar mengajar untuk sementara dialihkan sambil menunggu evaluasi keamanan bangunan sekolah secara menyeluruh.
Editor : Joko Piroso