HUT ke-10 Kobaret Solo Raya di De’Tasikmadoe Diwarnai Bakti Sosial dan Pengajian
Ia juga mengingatkan seluruh anggota Kobaret agar tidak mudah terpancing isu negatif yang dapat memicu persoalan hukum maupun konflik antarkelompok. Menurutnya, menjaga persaudaraan dan komunikasi lintas organisasi menjadi bagian penting dalam memperkuat citra positif PSHT.
“Jangan gampang terprovokasi. Selama kita berada di jalur yang benar, kita akan terus berjuang. Namun jika kita salah, jangan pernah malu untuk meminta maaf,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Jarot, mengatakan rangkaian kegiatan hari jadi ke-10 Kobaret Solo Raya telah dimulai sejak sehari sebelumnya melalui aksi bakti sosial di sejumlah titik.
Kegiatan tersebut meliputi pembagian sembako kepada Panti Asuhan Anak Seribu Pulau di Palur serta warga kurang mampu. Kobaret juga menyalurkan bantuan dari Baznas Karanganyar dan Bupati Karanganyar kepada masyarakat sekitar.
“Rangkaian kegiatan dimulai sejak Sabtu dengan pembagian sembako ke panti asuhan dan warga kurang mampu. Hari ini menjadi puncak acara yang diisi hiburan serta pembagian bantuan sembako kepada warga sekitar,” kata Jarot.
Selain hiburan dan penyaluran bantuan sosial, acara juga diisi pengajian bersama sebagai bentuk penguatan tali silaturahmi antarwarga PSHT se-Solo Raya.
Editor : Joko Piroso