Viral Konten Pocong di Sragen, 7 Pelajar Menangis dan Sungkem ke Orang Tua di Hadapan Kapolres
Menurut Kapolres, fenomena konten viral di media sosial saat ini perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak terhadap ketertiban masyarakat maupun perkembangan mental remaja.
Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh tren konten sensasional hanya demi popularitas, jumlah penonton, maupun gift dari media sosial.
“Jangan ikut-ikutan membuat konten yang menimbulkan keresahan masyarakat. Gunakan media sosial untuk hal-hal positif dan kreatif,” ujarnya.
Dalam arahannya, Kapolres juga menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda agar tidak menjadi pribadi yang rapuh menghadapi tantangan kehidupan.
“Besi itu berguna karena ditempa. Begitu juga manusia. Anak-anak harus dibentuk menjadi pribadi yang kuat dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Kapolres turut meminta peran aktif orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya dalam penggunaan media sosial.
“Peran keluarga sangat penting. Orang tua harus memahami dan mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif,” lanjutnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Catur Yudo Praseno menyoroti fenomena remaja yang mulai tergiur mencari keuntungan instan melalui media sosial, termasuk dari fitur gift saat siaran langsung.
Editor: Joko Piroso