Pemadaman Listrik di Sukoharjo Ganggu SPMB, Disdikbud Soroti Kendala Sekolah
Havid yang saat pembukaan SPMB SMP mendampingi Bupati Etik Suryani melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah menilai, akibat pemadaman listrik tersebut berpotensi menghambat proses pengambilan maupun verifikasi PIN calon peserta didik yang menjadi tahapan penting dalam pelaksanaan SPMB.
Meski beberapa sekolah memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan, penggunaannya tidak serta-merta menjadi solusi instan. Selain membutuhkan waktu untuk pengoperasian, sistem komputer dan jaringan juga harus diatur ulang setelah listrik kembali menyala.
"Kalau memakai genset, tetap perlu waktu untuk menyalakannya dan harus reset ulang sistem konektivitas komputer. Selain itu biaya operasionalnya juga lebih tinggi di tengah efisiensi anggaran saat ini," tambah Havid.
Disdikbud berharap adanya koordinasi yang lebih intensif antara pihak terkait agar pemadaman listrik tidak mengganggu layanan pendidikan dan proses SPMB yang sedang berjalan, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berlangsung lancar meski di tengah keterbatasan pasokan listrik sementara.
Editor : Joko Piroso