Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Gerebek Kos di Parangtritis Bantul, Dua Pria Diamankan Terkait Dugaan Konsumsi Sabu
Advertisement . Scroll to see content

544 Warga Sekitar TPA Piyungan Bantul Dapat Jaminan Kesehatan, Iuran BPJS Ditanggung Pemerintah

Kamis, 18 Juni 2026 | 09:28 WIB
  • author Trisna Purwoko
544 Warga Sekitar TPA Piyungan Bantul Dapat Jaminan Kesehatan, Iuran BPJS Ditanggung Pemerintah
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyerahkan secara simbolis surat kepesertaan BPJS Kesehatan kepada warga terdampak TPA Regional Piyungan di Kalurahan Sitimulyo, Bantul, Rabu (17/6/2026).Foto:Trisna P

BANTUL, iNewsSragen.id – Pemerintah Kabupaten Bantul memberikan perlindungan kesehatan bagi ratusan warga yang tinggal di sekitar kawasan terdampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Piyungan. Sebanyak 544 warga kini mendapatkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan dengan iuran ditanggung pemerintah.

Penyerahan surat kepesertaan BPJS Kesehatan sekaligus sosialisasi program JKN digelar di Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul, Rabu (17/6/2026). Program tersebut menyasar masyarakat yang berada di sekitar kawasan terdampak aktivitas pengelolaan sampah TPA Regional Piyungan.

Sebanyak 274 surat kepesertaan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga. Total penerima manfaat mencapai 544 jiwa yang berasal dari sejumlah wilayah terdampak, yakni Padukuhan Ngablak I, Ngablak II, Banyakan II, Banyakan III, Sentulrejo, dan Bawuran I.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan pemberian jaminan kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang berada di sekitar fasilitas pengelolaan sampah.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya melakukan pembenahan tata kelola TPA, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan kesehatan yang dirasakan masyarakat.

“Hari ini kita bersama warga terdampak TPA Regional Piyungan. Kita terus berupaya mengurangi dampak dan risiko keberadaan TPA ini, baik dampak lingkungan, kesehatan, maupun sosial,” ujar Halim.

Editor: Joko Piroso

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut