Festival Nyunggak Semi II Blora Angkat Jamu Tradisional, Warisan Budaya Penggerak Ekonomi
Festival tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jepon serta Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Blora.
Dalam rangkaian kegiatan, peserta diajak mengenal proses pembuatan jamu tradisional secara langsung. Mulai dari mengenali berbagai jenis rempah yang digunakan, proses pengolahan bahan, hingga cara meracik jamu dengan peralatan tradisional.
Warga juga berkesempatan mencoba menumbuk bahan-bahan jamu serta mencicipi hasil racikan yang telah siap disajikan.
Kepala Desa Geneng, Jati Halim, mengatakan pemerintah desa berkomitmen mendukung kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan pelestarian budaya dan pengembangan potensi lokal.
Menurutnya, tradisi jamu memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi desa, terutama melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Potensi masyarakat yang memiliki keterampilan meracik jamu perlu diberi ruang agar tradisi ini tidak hanya bertahan sebagai budaya, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi,” katanya.
Editor : Joko Piroso