Pabrik Rokok Lokal Sragen Serap Puluhan Pekerja, Pemilik Keluhkan Maraknya Rokok Ilegal
Menurut dia, rokok ilegal dijual dengan harga lebih murah karena tidak memenuhi kewajiban pembayaran cukai. Kondisi tersebut membuat produk legal dari pelaku usaha kecil harus bersaing dalam kondisi yang tidak seimbang.
Selain berdampak terhadap pelaku usaha, peredaran rokok ilegal juga dinilai berpotensi memengaruhi keberlangsungan lapangan pekerjaan yang telah tercipta dari industri legal.
Nasihul berharap pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dapat terus diperkuat sehingga tercipta iklim usaha yang sehat dan memberikan kepastian bagi pelaku industri yang menjalankan usaha sesuai ketentuan.
Di sisi lain, ia juga berharap pemerintah dapat terus memberikan pembinaan kepada industri hasil tembakau skala kecil, termasuk kemudahan dalam proses pengembangan usaha serta perizinan sesuai regulasi yang berlaku.
Menurutnya, keberlangsungan industri rokok lokal tidak hanya berkaitan dengan aktivitas bisnis, tetapi juga menyangkut penyerapan tenaga kerja dan pemasaran hasil panen tembakau petani di Kabupaten Sragen.
"Harapan kami, usaha ini bisa terus berkembang sehingga mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan sekaligus membantu petani tembakau mendapatkan pasar yang lebih baik," pungkasnya.
Editor : Joko Piroso