Eks Buruh Sritex Gelar Upacara Kemerdekaan RI: Hak Kami Masih Tersandera!
Ia menambahkan, aksi ini juga membawa pesan penagihan janji kepada Presiden terkait rencana penyelamatan atau penyelesaian hak buruh melalui skema Danantara yang sempat ramai diberitakan.
Di sisi lain, kekecewaan mendalam dirasakan para buruh karena hak-hak mereka seolah tersandera dan diabaikan, baik oleh pihak kurator maupun negara.
"Apa arti kemerdekaan bagi kami kalau hak pesangon belum diberikan? Hak-hak kami masih tersandera. Kemerdekaan itu belum kami rasakan. Bahkan, sudah puluhan rekan kami yang meninggal dunia dalam penantian panjang pencairan pesangon ini," tegas Agus.
Sementara itu, Tim Hukum Eks Buruh Sritex, Asnawi, membeberkan alotnya proses penyelesaian aset perusahaan yang ditangani kurator dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Dari puluhan aset yang terdata, baru sebagian kecil kendaraan yang berhasil dilelang.
"Saat ini yang sudah dilelang di KPKNL baru kendaraan sebanyak 72 unit, dan itu pun belum laku semua. Baru sekira 36 unit yang laku meski sudah masuk lelang ketiga," jelas Asnawi.
Editor : Joko Piroso