get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral di Pati, Pria Robohkan Rumah Pakai Ekskavator Usai Mantan Istri Dilamar

Tiga Bus Massa AMPB Pati Sempat Diadang Polisi, Rombongan Tetap Berangkat ke Jakarta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:42 WIB
header img
Tiga bus yang membawa massa AMPB Pati menuju Jakarta sempat dihentikan polisi di kawasan Alun-Alun Simpang Lima Pati, Rabu (26/8/2026).Foto:iNews/Vindi A

PATI, iNewsSragen.id – Tiga bus yang membawa massa AMPB Pati menuju Jakarta sempat diadang polisi di kawasan Alun-Alun Simpang Lima, Rabu (26/8/2026). Rombongan akhirnya berangkat.

Tiga bus yang dijadwalkan mengangkut peserta aksi sempat dihentikan polisi ketika hendak memasuki kawasan Alun-Alun Simpang Lima Pati, Rabu (26/8/2026).

Petugas melarang kendaraan tersebut masuk ke kawasan pusat kota. Situasi kemudian sempat memanas setelah massa AMPB dan petugas lalu lintas terlibat adu argumen.

Kericuhan tersebut sempat berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar Alun-Alun Pati. Untuk menghindari kepadatan, bus kemudian diarahkan untuk parkir di sepanjang jalan Desa Kalianyar.

Ratusan peserta aksi yang sebelumnya berkumpul di kawasan alun-alun kemudian diangkut secara bertahap menuju lokasi bus menggunakan kendaraan bak terbuka.

Namun, kondisi jalan yang relatif sempit kembali menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Pengurus AMPB akhirnya memutuskan memindahkan titik pengangkutan ke depan Plaza Pragola Pati.

Setelah proses pemindahan massa dan armada selesai, tiga bus akhirnya diberangkatkan menuju Jakarta sekitar pukul 15.10 WIB.

Keberangkatan tersebut dilakukan untuk mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR sekaligus menyampaikan aspirasi terkait pengesahan RUU Perampasan Aset dan tuntutan pemberlakuan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

AMPB Sebut Sempat Dihalangi

Salah seorang pentolan AMPB, Sutikno, menyayangkan tindakan aparat yang menghentikan bus sebelum memasuki kawasan Alun-Alun Simpang Lima Pati.

"Kalian tadi lihat sendiri kita tadi dihadang tidak boleh masuk, ini pembungkaman. Mereka penegak hukum tapi melanggar hukum," ujar Sutikno.

Koordinator AMPB Novi Andianta membenarkan adanya penghentian terhadap rombongan. Meski demikian, ia memastikan massa tetap melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

"Kami tadi sempat dihalangi oknum polisi. Tapi intinya ini kami mau berangkat, kita mohon doanya untuk kita semua agar selamat dan aspirasi tersampaikan," kata Novi.

Menurut Novi, total peserta AMPB yang berangkat ke Jakarta mencapai sekitar 250 orang dengan menggunakan lima armada bus.

Dua bus lainnya telah diberangkatkan lebih awal pada Rabu dini hari. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan rombongan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama perjalanan.

Rombongan AMPB selanjutnya dijadwalkan mengikuti aksi di depan Gedung DPR Jakarta pada Kamis (27/8/2026).

Aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan, di antaranya mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

Hingga rombongan meninggalkan Pati, massa tetap melanjutkan perjalanan dengan membawa spanduk dan perlengkapan aksi yang telah disiapkan sebelumnya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut