Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kejari Blora Tahan Agus Palon, Tersangka Dugaan Penghinaan SARA
Advertisement . Scroll to see content

Empat Rumah di Kunduran Blora Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Jum'at, 04 September 2026 | 20:35 WIB
  • author Heri Purnomo
Empat Rumah di Kunduran Blora Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan saat empat rumah warga di Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Blora, terbakar Jumat (4/9/2026) dini hari.Foto: iNews/Heri P

BLORA, iNewsSragen.id — Kebakaran melanda empat rumah warga di Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2026) dini hari.

Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain.

Sebagian rumah yang terbakar diketahui memiliki material kayu sehingga api mudah menjalar. Warga yang sedang beristirahat sontak panik dan berupaya menyelamatkan diri serta barang-barang dari dalam rumah.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Petugas membutuhkan waktu hampir dua jam untuk memadamkan kobaran api hingga kondisi di lokasi dinyatakan aman.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Blora, Didik Supriyadi, mengatakan berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

“Informasi awal diduga dari korsleting listrik, mengingat material rumah dari kayu, sehingga mudah sekali terbakar,” ujar Didik, Jumat (4/9/2026).

Empat Rumah Terbakar

Dalam peristiwa tersebut, empat rumah dilaporkan terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerusakan dan kerugian material. Nilai kerugian sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian setempat turut menangani kejadian tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi dan keterangan para saksi.

Dengan demikian, dugaan korsleting listrik yang disampaikan berdasarkan informasi awal belum menjadi kesimpulan akhir penyebab kebakaran.

Petugas juga memastikan kondisi di sekitar lokasi setelah proses pemadaman selesai untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik dan bangunan berbahan mudah terbakar.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut