Agrowisata Pabrik Gula Madukismo, Naik Kereta Lori Tua Sambil Melihat Proses Produksi Gula
Salah satu daya tarik agrowisata adalah perjalanan menggunakan kereta lori. Kereta berangkat dari kawasan Jalan Padokan menuju kompleks Pabrik Gula Madukismo.
Lokomotif yang digunakan berukuran lebih kecil dibandingkan lokomotif kereta penumpang modern. Kereta tersebut juga memiliki nilai sejarah karena diproduksi pada 1955.
Perjalanan dengan kereta lori berlangsung relatif pelan. Kondisi itu justru memungkinkan wisatawan menikmati suasana kawasan pabrik sekaligus melihat aktivitas pengangkutan tebu.
Sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menyaksikan bangunan pabrik, mesin-mesin produksi berukuran besar hingga aktivitas pemindahan dan pengangkutan tebu di dalam kawasan industri.
Bagi wisatawan yang mengikuti paket kunjungan, pengalaman tidak berhenti pada perjalanan menggunakan kereta lori. Pengunjung juga dapat memperoleh penjelasan mengenai proses pengolahan tebu hingga menghasilkan gula.
Selain gula, kawasan pabrik juga berkaitan dengan produksi spiritus atau alkohol yang penggunaannya antara lain untuk kebutuhan medis maupun bahan dalam industri tertentu.
Konsep wisata tersebut menjadikan Pabrik Gula Madukismo bukan sekadar tempat untuk menikmati perjalanan menggunakan kereta lori, tetapi juga sarana mengenalkan proses industri dan sejarah produksi gula kepada masyarakat.
Bagi wisatawan dari luar Yogyakarta, perjalanan menggunakan kereta lori pengangkut tebu dapat menjadi pengalaman tersendiri. Tidak banyak destinasi wisata yang menawarkan kesempatan menikmati perjalanan dengan sarana transportasi industri semacam itu.
Editor: Joko Piroso