P3A Masaran Klarifikasi Usai Kasus Sadimin, Distribusi Air Irigasi Disebut Berjalan Normal
Terkait imbauan Polres Sragen agar mitigasi potensi konflik akibat persoalan pengairan ditingkatkan, P3A Masaran menyatakan siap memperkuat pengawasan di lapangan.
Koordinasi dengan petugas pembagi air di masing-masing blok akan lebih diintensifkan. P3A juga meminta petugas lebih berhati-hati dalam mengatur distribusi air, khususnya selama musim kemarau ketika debit air menurun.
"Sebenarnya kalau antisipasi masalah air sudah kita sampaikan sejak dini. Agar hal serupa tidak terulang lagi, saya berkoordinasi dengan petugas lapangan di masing-masing blok agar lebih bijak lagi dalam pengaturan air," kata Purwito.
Sebelumnya, Sadimin (68), warga Kecamatan Masaran, meninggal dunia setelah mengalami serangan menggunakan senjata tajam pada Minggu (13/9/2026) pagi.
Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial S (35) yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, perkara tersebut diduga bermula dari perselisihan terkait pengalihan aliran air irigasi sehari sebelum kejadian.
Polres Sragen masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa tersebut, termasuk mencocokkan keterangan saksi, barang bukti, serta hasil pemeriksaan medis dan forensik.
Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Sragen. S telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Editor: Joko Piroso