Material Posko Sekber Ditertibkan dari Lahan Sriwedari, Satpol PP Surakarta Angkut Kayu dan Genting
Puluhan spanduk juga terpasang di sejumlah titik kawasan Sriwedari. Beberapa di antaranya memuat pesan “Save Sriwedari”, “Sriwedari Menolak Ormas”, dan “Kawasan Budaya Bebas Ormas”.
Pembina Foksri, Dr BRM Kusumo Putro, mengatakan kegiatan tersebut telah mengantongi perizinan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta serta kepolisian.
Menurut Kusumo, Foksri menaungi lebih dari 3.000 anggota dari berbagai elemen dan berkomitmen menjaga kondusivitas kawasan Sriwedari.
Foksri juga menyatakan menolak keberadaan posko apa pun di kawasan Sriwedari, sembari menegaskan akan mengikuti kewenangan Pemkot Surakarta dan aparat kepolisian.
“Yang berhak meminta panggung dipindah atau menghentikan acara hanya Pemkot Surakarta dan kepolisian. Di luar itu akan kami abaikan,” tegas Kusumo, didampingi Ketua Foksri Syafiq Hanafi.
Editor: Joko Piroso