Plafon SDN 2 Cepoko Ambruk, DPRD Sragen Soroti Data Sekolah Rusak
Kepala SDN 2 Cepoko Dwi Rahayu mengatakan bangunan sekolah tersebut sebelumnya telah mendapat rehabilitasi. Menurutnya, pembangunan terakhir dilakukan melalui bantuan Kementerian PUPR pada 2021.
"Sebelumnya, pernah direhab, terakhir pembangunan tahun 2021 dari PUPR Pusat," kata Dwi, Kamis (8/10/2026).
Kondisi plafon dan sejumlah bagian dinding yang retak selanjutnya mendapat pemeriksaan dari pemerintah daerah. Penyebab pasti kerusakan masih menunggu pemeriksaan teknis.
Pemkab Sragen juga menyatakan akan mengupayakan penanganan bangunan melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Sragen 2026. Rencana perbaikan mencakup penguatan struktur bangunan, termasuk bagian kuda-kuda tiga ruang dan struktur dinding.
Sorotan DPRD tersebut menjadi catatan agar penanganan sarana pendidikan tidak hanya bersifat reaktif setelah terjadi kerusakan, tetapi didasarkan pada pemetaan kondisi bangunan secara berkala dan skala prioritas yang jelas.
Editor: Joko Piroso