Festival Pendekar Nusantara 2026 di Sragen Libatkan 17 Perguruan Pencak Silat
Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Pusat Madiun, Sunanto.Foto: iNews/ Joko P
Festival Pendekar Nusantara juga dirancang sebagai ruang komunikasi antarkelompok pencak silat. Melalui kegiatan bersama, para peserta diharapkan dapat membangun kebersamaan serta menjaga hubungan baik di tengah keberagaman perguruan.
Selain menampilkan seni bela diri, rangkaian acara turut melibatkan pelaku UMKM melalui stan yang menawarkan atribut pencak silat dan produk lokal. Kehadiran pameran tersebut diharapkan dapat memperkenalkan produk masyarakat kepada peserta dan pengunjung.
Panitia juga berkoordinasi dengan kepolisian serta unsur terkait untuk mendukung keamanan selama kegiatan. Setiap perguruan menyiapkan petugas pengamanan internal atau Pamter guna membantu menjaga ketertiban peserta dan kelancaran rangkaian acara.
Dalam keterangannya, Sunanto memperkirakan jumlah peserta karnaval dari berbagai perguruan mencapai sekitar 6.000 orang. Sementara itu, sekitar 300 pesilat disiapkan untuk mengikuti peragaan jurus serentak yang diarahkan pada upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Angka tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada panitia penyelenggara. Demikian pula, status pemecahan rekor MURI perlu mengacu pada hasil verifikasi resmi.
Melalui festival ini, Pemkab Sragen dan FKPSS diharapkan dapat memperkuat komunikasi ant perguruan, mendorong pelestarian pencak silat sebagai seni bela diri tradisional, serta membangun kegiatan bersama yang tertib dan damai.
Editor: Joko Piroso