Koperasi Desa Merah Putih di Sragen Disorot DPRD, Banyak Desa Belum Siap Lahan dan Regulasi

Joko Piroso
Ketua Fraksi PKB DPRD Sragen, Fathurrohman saat menyoroti kesiapan desa terkait pendirian Koperasi Desa Merah Putih.Foto:iNews/Istimewa

Sementara itu, anggota DPRD Fraksi Golkar, Muhammad Haris Effendi, mengungkapkan bahwa target pendirian koperasi di seluruh desa dan kelurahan dijadwalkan rampung pada Februari 2026. Namun ia menegaskan kondisi di lapangan belum mendukung target tersebut.

Menurut Haris, banyak desa tidak memiliki lahan siap bangun. Bahkan sejumlah aset desa yang ada justru tidak memenuhi spesifikasi bangunan—misalnya gedung sekolah lama yang membutuhkan pembongkaran besar. “Permasalahannya, desa tidak punya anggaran. APBDes sudah selesai, perubahan anggaran juga sudah lewat. Jadi desa bingung harus mencari sumber pendanaan dari mana,” jelasnya.

Kedua anggota DPRD itu sepakat bahwa Pemkab Sragen harus segera melakukan konsolidasi besar, melibatkan dinas koperasi, pemerintahan desa, kecamatan, hingga TNI selaku pendamping teknis. Mereka menilai tanpa koordinasi kuat, pendirian Koperasi Desa Merah Putih justru bisa menimbulkan masalah ekonomi baru bagi masyarakat.



Editor : Joko Piroso

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network