Dari pihak pengelola, Aan Yuliatmoko, menyambut baik keputusan BGN. Ia mengakui adanya kekeliruan dan menyatakan siap mengikuti seluruh aturan yang berlaku.
“Alhamdulillah penyelesaiannya sangat baik. Kami diberi fasilitas untuk menentukan titik baru dan diprioritaskan membangun kembali sesuai standar BGN. Dengan Mas Angga juga sudah jabat tangan, saling klarifikasi, dan saling memaafkan,” ungkap Aan.
Aan menegaskan, pihaknya berkomitmen mendukung penuh program Presiden meski harus melakukan relokasi. “Ini program negara. Kalau pun ada kekeliruan dari kami, harus diperbaiki. Kami siap mengikuti aturan,” pungkasnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
