Dalam kompetisi tersebut, Tim Desa Pranan keluar sebagai Juara I, disusul Tim SMU 1 Polokarto di posisi kedua dan Tim Desa Godog di peringkat ketiga. Kategori individu juga berlangsung sengit, dengan Best Skill diraih Tim SMP 1 Polokarto, Best Assist oleh Bagas dari Tim Pranan 2, serta Best Supporter untuk pendukung Desa Pranan.
Para pemenang membawa pulang uang pembinaan Rp300 ribu hingga Rp1 juta dan trofi. Namun karena Juara I melebihi batas usia tingkat kabupaten, maka wakil Kecamatan Polokarto di ajang kabupaten akan diwakili Juara II dan III.
Melalui E-Sport, Polres Sukoharjo menunjukkan bahwa menjaga kamtibmas bisa dikemas kreatif, adaptif, dan relevan dengan dunia anak muda—sebuah strategi cerdas merangkul Gen-Z jelang Ramadan, di dalam maupun di luar arena kompetisi.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
