SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Sekira 50 mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan menggelar aksi damai sekaligus berbagi takjil kepada pengguna jalan di Bundaran Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (10/3/2026),sore.
Aksi yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa tersebut mendapat pengamanan gabungan dari Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan. Bahkan, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo turun langsung memimpin pengamanan di lokasi sekaligus ikut membagikan takjil kepada masyarakat.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa membawa sejumlah spanduk dan pamflet berisi kritik terhadap institusi Polri. Beberapa di antaranya bertuliskan “ACAB 1312”, “Negara Gagal, Polri Gagal”, “No Viral No Justice”, “Restorasi Kepercayaan Publik”, hingga “Reformasi Polri”.
Aksi dipimpin Koordinator Lapangan yang juga Ketua IMM Ahmad Dahlan, Siti Rahma Lailatul Qodriya. Secara bergantian para peserta menyampaikan orasi yang menyoroti pentingnya evaluasi terhadap reformasi dan pembenahan internal kepolisian.
Selain itu, mahasiswa juga menyuarakan tuntutan transparansi publik serta meminta evaluasi terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar distribusinya tepat sasaran dan bebas dari politisasi.
“Kami meminta ada peninjauan ulang terhadap kebijakan yang memberatkan masyarakat,” ujar Siti.
Ia menegaskan bahwa aksi yang digelar di Bundaran Tugu Kartasura tersebut bukan untuk mengganggu aktivitas masyarakat, melainkan sebagai bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terkait berbagai persoalan publik, termasuk dugaan kekerasan aparat terhadap warga sipil.
“Reformasi Polri adalah tuntutan yang lahir dari kegelisahan masyarakat. Aksi ini merupakan tanggung jawab moral mahasiswa dalam menyuarakan pembenahan institusi kepolisian,” tegasnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
