50 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Diresmikan Presiden Prabowo via Zoom Meeting

Nanang SN
KDMP Desa Cangkol, Mojolaban, Sukoharjo, yang diresmikan serentak bersama KDKMP di Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto.Foto:iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Kabupaten Sukoharjo menjadi bagian penting dalam peresmian nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual, Sabtu (16/5/2026). Sebanyak 50 KDKMP di Sukoharjo resmi beroperasi serentak bersama 1.061 koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Peresmian dilakukan melalui zoom meeting dengan pusat kegiatan nasional berada di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sementara di Sukoharjo, kegiatan dipusatkan di KDMP Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban.

Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra mengatakan, total target pembangunan KDKMP di Sukoharjo mencapai 149 titik yang tersebar di desa dan kelurahan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 titik kini resmi dioperasikan bersamaan dengan peresmian nasional oleh Presiden Prabowo.

“Hari ini 50 KDKMP di Kabupaten Sukoharjo diresmikan secara serentak bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui zoom meeting,” kata Reza usai peresmian yang juga dihadiri Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan jajaran Forkopimda.

Ia menjelaskan, KDKMP dirancang menjadi pusat ekonomi desa yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. Produk kebutuhan pokok yang dijual dipasok langsung oleh sejumlah produsen besar seperti Unilever, Nestle, Indomarco, Wings Food, hingga Bulog.

Tak hanya itu, KDKMP juga akan dilengkapi layanan koperasi simpan pinjam, penjualan pupuk dan obat pertanian, layanan kesehatan, hingga distribusi gas elpiji subsidi 3 kilogram.

“Nantinya juga berkembang untuk penjualan pupuk, layanan medis, klinik kesehatan, sampai gas elpiji subsidi 3 kilogram,” ujarnya.

Reza menambahkan, saat ini masih ada 18 titik KDKMP di Sukoharjo yang masih dalam proses pembangunan. Pemerintah bersama pihak terkait terus berupaya menuntaskan pembangunan di seluruh desa dan kelurahan.

Menurutnya, setiap bangunan KDKMP dibangun menggunakan standar nasional sesuai blueprint pemerintah pusat dengan kebutuhan lahan sekitar 20 x 30 meter persegi.

Sementara itu, dalam tayangan Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo Subianto menyebut peresmian 1.061 KDKMP sebagai tonggak bersejarah bagi penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan nasional.

Prabowo mengatakan, koperasi tersebut telah dilengkapi gedung, gudang, sistem distribusi, hingga sarana logistik untuk menunjang kebutuhan masyarakat desa.

Ia juga mengungkapkan pembangunan KDKMP berlangsung sangat cepat, yakni dimulai sejak November lalu dan selesai dalam waktu sekitar tujuh bulan.

“Tapi intinya adalah bahwa kita mendirikan mulai dari konsep sampai terwujud kurang dari satu tahun,” ujar Prabowo.

Presiden turut menyampaikan laporan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang menyebut lebih dari 9.000 KDKMP secara fisik telah siap berdiri di berbagai daerah di Indonesia.

Bahkan pemerintah menargetkan sedikitnya 20.000 KDKMP dapat berdiri dan beroperasi di seluruh Indonesia pada Agustus mendatang sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan kemandirian pangan nasional.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network