SRAGEN, iNewsSragen.id - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Kabupaten Sragen tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur berupa cor blok jalan, sumur bor, dan jamban sehat. Program tersebut juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu.
Salah satu penerima bantuan RTLH tersebut adalah Triyanto (47), warga Dukuh Gumantar RT 09, Desa Pelemgadung, Kabupaten Sragen. Pria yang sehari-hari bekerja serabutan itu menjadi satu dari 10 warga penerima bantuan rehabilitasi rumah melalui program TMMD Reguler ke-128.
Di balik senyum harunya, tersimpan perjalanan hidup yang tidak mudah. Triyanto selama ini menggantungkan penghasilan dari pekerjaan serabutan tanpa pendapatan tetap. Jika ada tetangga yang membutuhkan tenaganya, ia bekerja. Namun saat tidak ada pekerjaan, dirinya harus menganggur dalam waktu lama.
Bahkan dalam kondisi tertentu, Triyanto mengaku pernah tidak memiliki pekerjaan selama berbulan-bulan karena minimnya kesempatan kerja.
Di tengah keterbatasan ekonomi tersebut, ia harus tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang kondisinya jauh dari kata layak. Meski berdinding tembok, bangunan rumah tersebut telah rapuh. Sementara rangka atap yang terbuat dari bambu juga mulai lapuk dimakan usia.
Setiap hujan deras turun, rasa khawatir selalu menghantui dirinya dan keluarga karena rumah sering mengalami kebocoran serta dikhawatirkan sewaktu-waktu ambruk.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
