Nasib 350 Guru Honorer Ngawi Masih Menggantung, Disdikbud Tunggu Juknis Pusat

Asfi Manar
Kepala sekolah sudah mulai dikerahkan untuk mengajar kelas unfuk menutupi defisit tenaga guru. (Foto: iNews/Asfi Manar)

NGAWI, iNewsSragen.id – Nasib ratusan guru honorer di Kabupaten Ngawi masih menunggu kepastian menyusul terbitnya Surat Edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait batas penugasan tenaga honorer hingga akhir 2026. Hingga saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ngawi masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat terkait skema lanjutan bagi tenaga honorer.

Data Dindikbud Ngawi mencatat, saat ini terdapat sekitar 350 guru honorer yang masih aktif mengajar di berbagai sekolah di bawah naungan pemerintah daerah.

Kepala Bidang Pemetaan Distribusi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dindikbud Ngawi, Lantik Kusuma Aji, mengatakan pihaknya belum dapat mengambil langkah lebih jauh sebelum adanya aturan teknis dari pemerintah pusat.

"Terkait surat edaran Kemendikdasmen mengenai batas waktu tenaga honorer, tentunya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Informasinya akan ada skema baru," ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Menurut Lantik, pemerintah daerah berharap skema baru tersebut dapat memberikan kejelasan status bagi para guru honorer yang selama ini telah berkontribusi besar dalam dunia pendidikan.

"Harapannya tentu ada kejelasan status bagi guru honorer, karena mereka juga menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Ngawi," katanya.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network