Semangat belajar yang tinggi mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Setelah lulus S1, ia kembali mengikuti seleksi beasiswa dan berhasil memperoleh Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk melanjutkan studi di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Perjalanan akademiknya terus berlanjut. Pada tahun 2023, Amirul kembali ke UMY untuk menempuh pendidikan doktoral di Program Studi Psikologi Pendidikan Islam melalui jalur Beasiswa Unggulan.
Pengalaman hidup yang penuh tantangan turut memengaruhi perspektif Amirul dalam melihat persoalan sosial dan psikologis di masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu alasan dirinya tertarik meneliti isu kesehatan mental, khususnya perilaku self-harm pada generasi muda.
Melalui disertasinya, Amirul mengkaji bagaimana individu yang pernah melakukan self-harm membangun kembali makna hidup dan menemukan jalan pemulihan dari tekanan psikologis yang mereka alami.
Bagi Amirul, gelar doktor bukan sekadar simbol prestise akademik, melainkan amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
